Selasa, 24 Mei 2011

LIBURAN, SAATNYA BERKUMPUL DENGAN KELUARGA

Libur telah tiba…………… libur telah tiba !
Itu sepenggal syair lagu penyanyi cilik Tashya. Lirik lagu menyiratkan suatu kegembiraan menyambut datangnya sesuatu yang menyenangkan. Dan faktanya, liburan memang selalu ditunggu-tunggu karena menyenangkan.
          Liburan adalah waktu reuni keluarga, bahkan keluarga kecil sekalipun. Dalam hari-hari kerja setiap anggota keluarga disibukkan dengan aktivitas masing-masing. Sudah biasa terjadi orang tua hampir tidak pernah bertemu anaknya meskipun mereka tinggal dalam satu rumah. Yang terjadi kemudian kurangnya komunikasi di antara mereka. Ini menjadi celah untuk timbulnya kekurangharmonisan suatu keluarga.
          Hampir setiap pagi anak saya selalu bertanya apakah hari ini saya kerja atau tidak. Jika jawaban saya bekerja, maka wajah mungilnya langsung menunjukkan rasa kecewa bahkan kadang merengek minta saya tidak pergi. Begitu pula bila dia bertanya pada ayahnya. Dan wajahnya langsung berubah 360 derajat bila jawaban orang tuanya adalah hari ini libur. Jadi, kesimpulannya liburan memang ditunggu-tunggu.       
          Masalahnya dapatkah kita memanfaatkan waktu liburan semaksimal mungkin. Sebab, perlu diingat liburan adalah kesempatan yang langka. Agar dapat terwujud keinginan tersebut, bagaimana kalau Anda mempersiapkannya dengan menyusun beberapa rencana. Libatkan seluruh anggota keluarga untuk sumbang saran menentukan waktu dan tempat liburan.
          Beberapa catatan di bawah ini mungkin dapat dijadikan bahan pertimbangan.
1.  Periksa lebih dahulu ketersediaan dana liburan Anda
          Jika dana mencukupi, Anda dapat memilih tempat liburan yang agak mewah mungkin, tempat liburan yang selama ini Anda dan keluarga Anda idam-idamkan. Namun jika ternyata dana yang tersedia pas-pasan saja, pilihlah tempat liburan yang biasa saja tapi tetap menyenangkan semua anggota keluarga Anda.

2. Pilihlah tempat liburan yang memang diinginkan seluruh anggota keluarga
          Liburan adalah waktu untuk saling berinteraksi antar anggota keluarga. Liburan bukan sekedar santai-santai menikmati hari bebas aktivitas rutin sehari-hari. Orang tua dengan anak atau kakak dengan adik yang dalam kesehariannya jarang bertemu, jarang berkomunikasi, saat liburan itulah mereka saling berinteraksi, saling berkomunikasi, saling curhat dengan bebas.
Anda harus tepat memilih tempat liburan yang dapat memfasilitasi semua itu. Jadikan moment liburan sebagai ajang mempererat hubungan antar anggota keluarga.

3. Ayo, pulang kampung !
          Bagaimana kalau liburan kali ini tidak hanya berkesan bagi keluarga Anda tapi juga bagi keluarga besar Anda ? Ketika merencanakan liburan akan pergi ke mana, cobalah masukan dalam daftar nama ayah ibu Anda atau mertua Anda yang berada di luar kota. Ajaklah keluarga Anda untuk mengunjungi mereka. Anak-anak pasti senang bertemu kakek neneknya. Demikian pula dengan kakek nenek. Mereka pasti senang dikunjungi cucunya. Liburan jadi reuni keluarga besar. Pasti jadi lebih berkesan. Liburan iya, menyambung tali persaudaraan dengan keluarga besar juga.
             
           Akhirnya, selamat berlibur !    

Kamis, 19 Mei 2011

ALASAN WANITA BEKERJA


            Dulu ketika saya masih sekolah ibu pernah berkata,” Ibu ingin semua anak perempuan ibu nantinya bekerja. Jangan hanya mengandalkan suami. Ya kalau suaminya beruang banyak, kalau tidak ? Lagipula kalau istri bekerja dia bisa leluasa membeli apa yang diinginkannya atau membantu keluarganya.”
            Itu yang dikemukakan ibu saya. Faktor ekonomi. Keluarga saya memang bukan keluarga yang berkelimpahan uang.
            Wanita bekerja dengan berbagai alasan. Bagi yang sudah punya banyak uang, bekerja hanya sekedar untuk mengisi waktu luang, meningkatkan prestise atau gengsi, atau tempat mengaktualisasikan diri. Berbeda dengan mereka yang belum memiliki banyak uang, bekerja adalah kewajiban untuk dapat bertahan hidup, mencari penghasilan, atau agar dapat membantu keluarga/suami.
            Tidak peduli apapun alasan yang melatarbelakanginya, wanita bekerja kini merupakan pemandangan yang biasa. Emansipasi wanita, kata-kata tersebut di zaman ini mulai kabur penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat kaum wanita. Di masa Raden Ajeng Kartini mungkin saja istilah tersebut merupakan alasan utama berkegiatan di luar rumah bagi wanita. Namun, di masa sekarang wanita punya alasan berkegiatan lebih dari sekedar emansipasi.     
             Bukan sebatas penyejajaran derajat antara kaum wanita dengan kaum pria. Tapi kesempatan bagi wanita untuk menjadi diri sendiri. Menjadi manusia yang dapat diterima dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Menjadi orang yang dikasihani atau dikagumi bukan karena dia wanita, tapi karena kemampuan pribadinya.
            Dan kaum pria tidak perlu merasa cemas. Di atas alasan itu semua masih ada kodrat alam seorang wanita. Artinya, ada batasan-batasan moral yang tetap menempatkan wanita dalam kodratnya sebagai wanita. Jadi, seharusnya pria merasa senang. Karena dalam kehidupannya kaum pria tidak hanya mempunyai teman di tempat tidur dan teman di dapur. Dia  juga mempunyai teman menghidupi keluarga , teman bertukar pikiran, teman berkeluh kesah yang dapat memberikan solusi-solusi cerdas.  

Selasa, 17 Mei 2011

CINTA SEJATI, APAKAH MEMANG ADA ?

Seorang teman saya bercerita, katanya dia mempunyai seorang wanita yang menjadi cinta sejatinya. Dia mengenal wanita itu dan mulai jatuh cinta kira-kira sejak 14 tahun yang lalu. Menurut dia, gadis itu sebenarnya tidak terlalu cantik, tapi wajahnya enak untuk dipandang. Memancarkan aura kelembutan hati dan kecerdasan otaknya. Gadis itu punya talenta serta kepribadian yang mempesonanya. Sayang, sang gadis tidak pernah jatuh cinta kepada dirinya. Namun, gadis itu dapat bersikap arif. Dia tetap menunjukkan rasa simpati dan penghargaan terhadap cinta teman saya kepadanya. Dan itulah yang membuat teman saya semakin tenggelam dalam perasaan cintanya.
Bahkan ketika sang gadis kemudian menikah dengan pria lain, kenyataan itu tidak melunturkan cinta teman saya. Bahkan juga setelah teman saya menikah dengan gadis lain, cinta teman saya terhadap wanita itu tidak pernah berkurang sedikit pun. Dia menyebut wanita itu cinta seluruh jiwa raganya, cinta sejatinya. Dan akan terus dicintainya sampai akhir hayatnya. Dia tidak perlu merasa bersalah pada isterinya, karena cintanya terhadap wanita itu telah ada jauh sebelum ia menikah dengan isterinya sekarang.
            Sebuah kisah cinta yang mengharukan.
            Jadi, apa itu cinta sejati ? Tidak ada definisi yang tepat dan sama untuk jawaban pertanyaan tersebut. Saya hanya coba mengambil benang merah kisah di atas. Cinta sejati adalah suatu perasaan sayang yang dalam terhadap orang yang dicintainya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya , dengan kenyataan dapat memiliki atau tidak orang yang dicintainya, tapi cinta itu tetap ada di hati.    
            Dan berdasar pada kisah cinta teman saya, ternyata cinta sejati itu memang ada. Berbahagialah mereka yang memiliki cinta sejati.  


Minggu, 08 Mei 2011

ANAKKU TERTULAR SCABIES DARI KELINCI PELIHARAANNYA

            Kelinci termasuk hewan populer di kalangan anak-anak. Bentuk fisiknya yang menarik serta tingkahnya yang lucu membuat anak-anak jatuh cinta kepadanya. Tak terkecuali kedua anakku yang masih balita. Kami memelihara seekor kelinci berbulu putih. Anakku memberinya nama Waka. Setiap hari Waka dikeluarkan dari kandangnya dan diajak bermain-main oleh kedua anak balitaku. Dan setiap hari pula selalu saja ada laporan cerita lucu dari anak tertuaku tentang tingkah Waka.
            Di suatu sore ketika hendak mandi anak tertuaku menunjukkan luka di betisnya yang dikatakannya jatuh di lapangan saat bermain. Seingatku luka tersebut sudah mengering tapi sekarang terlihat agak basah dan memerah. Aku berinisiatif menutupnya dengan handyplast. Beberapa hari kemudian handyplast aku buka karena aku mengira luka telah mengering.
Ternyata luka malah bertambah basah dan ada gelembung-gelembung berisi air bening di sekeliling luka. Anakku menggaruk-garuk sekitar luka, katanya gatal. Esok harinya aku melihat gelembung-gelembung itu pecah dan bekasnya menjadi luka basah sehingga luka kemarin semakin melebar. Aku juga melihat di bagian lain kakinya terdapat luka baru. Aku memberi remasan daun binahong di atas luka-luka itu. Secara tak sengaja aku melihat dekat siku anak keduaku ada bercak merah agak lebar. Di bagian bawah daun telinganya juga terdapat bercak merah tapi agak kecil. Aku memberinya remasan daun binahong.
Hari berikutnya ketika aku ingin mengobati luka dengan remasan daun binahong, terlihat bagian dalam luka mulai mengering tapi bagian luar luka tetap basah, malah luka jadi melebar. Begitu pula dengan luka di anak keduaku. Aku tetap memberinya daun binahong. Entah mengapa aku teringat laporan anak pertamaku. Katanya, Waka korengan. Waka suka menggaruk-garuk bagian tubuhnya yang korengan. Aku segera melihat keadaan Waka. Ternyata benar. Di telapak kaki, tepi telinga, dan hidung Waka terdapat gerumbul-gerumbul putih seperti kembang kol. Sepertinya bagian-bagian itu terasa gatal karena Waka terus menggaruk-garuknya.  
 Aku langsung mencurigai hewan lucu itu. Jangan-jangan dialah sumber penyakit kedua anakku. Berdasarkan fakta-fakta yang dialami Waka dan kedua anakku, aku coba mencari informasi. Ternyata ada penyakit scabies.  Penyebab scabies adalah sejenis kutu yang  hidup di dalam kulit kelinci, yaitu Sarcoptes Scabiei. Scabies termasuk penyakit zoonosis, artinya penyakit yang bisa menular ke manusia. Hewan perantara scabies antara lain kelinci, kucing, anjing, sapi, dan kambing.                              
Esok sorenya ketika aku dapati luka di kedua anakku semakin bertambah lebar, aku memutuskan membawa mereka ke dokter anak langganannya. Aku ceritakan semua yang terjadi, termasuk kecurigaanku pada Waka. Dokter memeriksa kedua anakku. Dan dari hasil pemeriksaan, dokter membenarkan dugaanku. Anakku tertular scabies dari Waka, kelinci peliharaannya.  Dokter memberi mereka obat bubuk racikan ( puyer ) untuk diminum dan salep Bepanthen  untuk dioleskan di luka.               
 Agar jalur penularan scabies ke anggota keluarga yang lain terputus, dengan berat hati dan atas persetujuan kedua anakku, maka Waka kami buang.  Kasihan memang. Tapi dengan sangat terpaksa kami harus melakukannya. Sementara itu kondisi kesehatan kedua anakku berangsur-angsur membaik. Luka lamanya mengering dan tidak muncul luka baru. Aku meminta kedua anakku untuk tidak memelihara kelinci lagi. Dan mereka setuju. Aku pikir pencegahan lebih baik daripada mengobati.

Jumat, 29 April 2011

MENYIKAPI BIAYA PENDIDIKAN YANG MAHAL

MENYIKAPI BIAYA PENDIDIKAN YANG MAHAL
            Salah satu kewajiban orang tua adalah menyekolahkan anak. Bukan sesuatu yang sulit menyekolahkan anak ke sekolah mana pun yang diinginkan jika biayanya tersedia. Tapi itu akan menjadi masalah jika kita tidak mempunyai cukup biaya atau bahkan tidak punya biaya sama sekali.
            Pemerintah memang mempunyai program sekolah gratis. Namun, program tersebut hanya berlaku untuk sekolah negeri dari tingkat SD sampai SMP, sebagai sarana untuk memperlancar program pemerintah Wajib Belajar 9 Tahun. Dan untuk dapat masuk sekolah negeri tidak mudah. Ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi calon siswa. Sayangnya tidak semua calon siswa dapat memenuhi persyaratan tersebut. Dengan terpaksa (mungkin) mereka harus bersekolah di sekolah swasta. Yang menyedihkan bila kemudian mereka tidak bersekolah karena tidak ada biaya.
            Sebenarnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengantisipasi keadaan tersebut. Anda dapat mulai melakukan salah satu alternatif simpanan biaya pendidikan seperti berikut ini :
1.    Asuransi pendidikan
2.    Tabungan pendidikan
3.    Tabungan biasa
  
            Asuransi pendidikan
Asuransi pendidikan merupakan salah satu produk asuransi untuk pembiayaan pendidikan/sekolah dari tingkat SD sampai perguruan tinggi. Anda harus menjadi nasabah atau pemegang polis di suatu perusahaan asuransi. Dan kewajiban Anda adalah membayar premi sebesar kesepakatan yang telah disetujui kedua belah pihak dalam jangka waktu tertentu. Anda tidak dapat mengambil biaya pendidikan tersebut sebelum jatuh tempo. Pandai-pandailah memilih perusahaan asuransi yang kompeten dan terpercaya. AJB Bumiputera 1912 merupakan perusahaan asuransi tertua yang dimiliki bangsa Indonesia dan masih eksis sampai sekarang ini.

Tabungan pendidikan
            Tabungan pendidikan adalah salah satu produk bank untuk pembiayaan pendidikan. Biasanya pihak bank bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Artinya, setiap bulan Anda menyetor  sejumlah uang sesuai kesepakatan dan dalam jangka waktu tertentu. Setoran uang Anda disebut tabungan dan akan dicatat dalam buku tabungan pendidikan. Selain itu Anda juga mendapat sertifikat asuransi. Tapi Anda tidak perlu membayar premi asuransinya. Tabungan Anda diperlakukan sama seperti asuransi karena itu Anda tidak dapat mengambil biaya pendidikan tersebut sebelum jatuh tempo. Saat ini banyak bank pemerintah maupun bank swasta yang menyelenggarakan tabungan pendidikan.

Tabungan biasa
            Jika Anda tidak dapat memastikan bisa menyisihkan sejumlah uang tertentu setiap bulannya tapi Anda ingin mempunyai simpanan biaya pendidikan anak, jangan berkecil hati. Bukalah rekening di bank, setorkan kapan pun dan berapa pun besarnya uang yang Anda punya. Jangan pernah diambil dana tersebut kecuali untuk keperluan sekolah anak. Dapat dipastikan tabungan ini akan membuat Anda lebih tenang daripada tidak ada cadangan dana serupiah pun. Selamat menabung.