Selasa, 07 Februari 2012

SURAT SEORANG IBU UNTUK ANAKNYA

 ( Teruntuk  Sahabatku, Anti )

         Anakku semata wayang, Riri yang paling kucinta. Apa kabarmu pagi ini ? Ibu  di sini baik-baik saja. Ibu sedang menikmati sunrise  Gunung Bromo. Kamu tahu tidak jam 4.00 dinihari ibu sudah mulai mendaki untuk sampai di tempat ini, agar dapat melihat detik-detik awal munculnya matahari terbit. Indah sekali, Riri. Sayang ibu bukan seorang penyair yang dapat menuliskan keindahan itu lewat kata-kata. Suatu hari nanti kamu harus datang ke sini  untuk  menyaksikannya.
          Riri, ibu ingin kamu tahu betapa ibu sangat menyayangimu. Seperti ibu-ibu lain, ibu juga  ingin  anak ibu mendapatkan  apa pun yang terbaik untukmu. Bila saat ini ibu jauh darimu itu hanya karena ibu sedang membutuhkan waktu. Ibu perlu udara segar agar dapat berpikir jernih. Ibu ingin suasana baru untuk  memperluas  cara pandang ibu. Riri, ibu pikir kamu sudah cukup besar untuk  mengerti maksud ibu.
          Selama beberapa hari ke depan jalanilah hari-harimu seperti biasa. Tetap ceria dan penuh semangat. Hadirkan ibu di dalam hatimu . Setiap pagi,  seperti biasa pula, akan ibu kirimkan doa  untukmu.
          Riri, jangan pernah marah pada ayahmu. Mungkin kita berdualah , terutama ibu, yang harus memahaminya. Karena, ayahmu sudah  berusaha  menjadi  ayah yang baik untukmu, menjadi suami yang baik untuk ibu. Kita sebenarnya keluarga yang bahagia, dan akan terus menjadi keluarga  yang berbahagia. Kita hanya perlu kekuatan lebih untuk menjalani semua ini. Kita hanya membutuhkan rasa saling menghargai  wilayah pribadi masing-masing lebih dari sebelumnya.
          Anakku, ibu ingin kita bertiga selalu bersama. Karena itu, tetaplah  menjadi Riri yang santun, ceria, dan penuh semangat hidup. Tak perlu cemas. Ibu baik-baik saja. Seperti yang ibu katakan  sebelumnya, ibu hanya perlu waktu. Ibu akan segera pulang dan kita berkumpul kembali.  Oh  ya, salam buat ayahmu.   
  
                                                    Bromo, Pebruari 2012
                                                                    Ibu
         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar